|
|
|
|
pekerja ditembak saat demo, 2 lainnya ditahanAnggota SBSI 1992 Medan, Samsir Hasibuan, ditembak oleh anggota satuan Brimob pada 31 Juli 2006, terkait dengan aksi demonstrasi 800 an pekerja PT Cipta Mebelindo Lestari – CML, Deli Serdang, Medan, Sumatera Utara. Polisi menyatakan bahwa Samsir terpaksa ditembak karena telah melakukan pengrusakan terhadap properti pabrik ketika aksi berlangsung. Namun, atas kesaksian istri dan beberapa saksi mata, dinyatakan bahwa beberapa polisi dengan seragam Brimob, masuk dengan paksa ke kediaman Samsir, menggeret keluar, dan menembaknya pada kaki kanan. Saat ini Samsir ditahan atas tuduhan pengrusakan dan penganiayaan. Para pekerja, yang tergabung dalam SBSI 1992 Medan, memulai aksinya pada Februari 2006 untuk menunjukkan kepada publik bahwa PT CML telah melakukan pelanggaran ketenagakerjaan dengan membayar upah buruh di bawah ketentuan UMSP selama 2 tahun terakhir. Selain itu, perusahaan tidak menyertakan pekerjanya pada program Jamsostek, serta tidak adanya kejelasan pembayaran upah untuk kerja pada hari libur (lembur), seperti yang telah ditentukan oleh peraturan hukum terkait. Pada 6 Maret 2006, salah seorang pengurus SBSI 1992 di PT CML, Junius Nakhe, mengalami luka tusuk setelah diserang dengan senjata tajam oleh 3 orang tak dikenal. Dua di antaranya tertangkap dan telah memberikan pengakuan tertulis yang menyatakan bahwa oknum personalia PT CMI telah menyuruh dan membayar mereka untuk melakukan aksi kekerasan tersebut. Namun, atas pengakuan ini, sampai saat ini tidak ada tindakan yang diambil oleh kepolisian setempat. Atas kasus ini, Junius Nakhe telah melaporkannya ke Komnas HAM dan DPR RI Komisi IX, namun belum ada tindaklanjut. Sementara itu, pada aksi 31 Juli tersebut, dua anggota aktif SBSI 1992, M Ridwan dan Kamiso, juga ditangkap dan sampai saat ini ditahan di Mapoltabes Medan. Sebagai reaksi atas aksi pekerja tersebut, pihak perusahaan justru mengumumkan PHK terhadap 447 pekerja ayang kesemuanya adalah anggota SBSI 1992. Telah sekian lama, lebih dari 100 pekerja telah melakukan aksi massa di depan Gedung DPRD. Mereka mendesak, agar para penegak hukum segera melakukan tindakan terhadap managemen PT CML, terkait dengan tuntutan mereka serta aksi intimidasi yang terus dilakukan pihak perusahaan. Surat Protes bisa dikirimkan ke pihak-pihak di bawah ini: Toni Harsono Tan Tembuskan ke SBSI 1992 melalui: Yosafati Waruwu Tembusan juga bisa dikirimkan ke: Drs. H. Amri Tambunan Kombes Polisi Irawan Dahlan From Labourstart |
|
australia asia worker links - po box 45 carlton south, victoria 3053 australia
tel: (61 3) 9663 7277 - email: aawl@aawl.org.au - web: www.aawl.org.au